Viral Polisi Pukul Mahasiswa Yang Menolak TKA Hingga Tewas? Simak Penjelasanya
Akun Facebook Achid Keiko mengunggah video yang memperlihatkan seorang pria terkulai lemas dengan luka pada bagian wajah.
Diklaim, pria dalam video adalah mahasiswa yang mengikuti demo menolak Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dibunuh oleh seorang polisi.
Video itu diunggah pada Selasa, 6 Juli 2020. Video berasal dari kanal Youtube berjudul “Polisi pukul mahasiswa hingga tewas”. Pemilik akun juga menambahkan keterangan pada unggahannya, bertuliskan“Demo Menolak TKA…”.
Hingga tangkapan layar diambil, unggahan video tersebut mendapat banyak respons dari warganet, terdiri dari 309 respons, 404 komentar, dan 214 kali dibagikan.
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa seorang polisi memukul mahasiswa yang berdemo menolak TKA hingga tewas adalah salah.
Faktnya, pria dalam video yang beredar bernama Emen Lahuda babak belur akibat bentrok antara polisi dan massa aksi.
Melalui reverse image, foto identik ditemukan pada artikel yang dimuat Tribunnews, melalui artikel berjudul “Kader GAM Dikroyok Saat Demo BST di Wakatobi, Ini Kata Panglima GAM” dimuat pada Selasa.
Pada artikel itu dijelaskan, Aktivis Emen Lahuda diduga mendapat tindak represif dari aparat keamanan saat aksi demonstrasi Tuntuntan Transparansi Bantuan Sosial Tunai (BST) di Wakatobi, Senin.
Massa aksi menuntut adanya transparansi anggaran dan penyaluran BST Tahap 2.
Aksi berujung bentrok antar tim pengamanan aparat kepolisian juga satpol PP bersama massa aksi.
Satu massa aksi sekaligus Koordinator Lapangan dan merupakan kader GAM, Emen Lahuda menjadi korban tindakan represif yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian dan Satpol PP.
Foto identik juga ditemukan pada situs Sultrakini.com, melalui artikel berjudul “Aksi BST Ricuh di Wakatobi, Pendemo Dan Polisi Luka-luka”.
